Total Tayangan Halaman

Mengenai Saya

Foto saya
Saya hanya seorang guru dan ibu dari 2 orang anak yang ingin berbagi pengalaman dari sedikit ilmu yang saya punya, semoga bermanfaat.

Sabtu, 23 Desember 2017

PENCAMPURAN WARNA



Kegiatan kali ini kami berada di sentra Sains. Kami menggunakan 4 buah wadah plastik dengan air berwarna kunimg, biru, merah dan hijau. Dimana anak-anak dapat bermain air dengan menuangkan air ke dalam botol yang sudah kami sediakan dengan mencampurkan warna dari wadah yang berisikan air yang berbeda warna. Tujuan dari pembelajaran kali ini adalah :

1. Melatih memecahkan masalah
2. Meningkatkan kemampuan matematika, fisika dan bahasa
3. Meningkatkan perkembangan Motorik, Fisik dan Sensorik
4. Melatih Emosi
5. Mengembangkan kreatifitas, Ide dan Imajinasi anak

Senin, 11 Desember 2017

Kudapan Sehat "EDAMAME"

 


Kudapan sehat kali ini menunya adalah "EDAMAME" (kacang kedelai  yang berasal dari Jepang)  mengapa kudapan kali ini kami mengambil menu edamame ? karena edamame mengandung banyak kandungan gizi. Edamame kaya akan protein , serat makanan dan mikronutren,terutama folat,mangan,fosfor dan vitamin k. Kandungan asam lemak pada 100gr edamame adalah sebanyak 361mg asam lemak omega 3 dan 1800mg omega 6. Bagi sebagian anak-anak mungkin ada yang masih asing dengan makanan ini atau juga belum terbiasa dengan makanan ini. Awalnya banyak anak-anak yang menolak untuk mencicipinya, tapi setelah di coba ternyata Alhamdulillah anak-anak ternyata suka, malah ada anak yang nambah berkali-kali heheheh....

Manfaat kacang edamame untuk kesehatan

Ternyata ada banyak manfaat kacang edamame terutama untuk kesehatan Anda. Jangan ragu untuk mengonsumsinya untuk meningkatkan kebutuhan nutrisi Anda.

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

      Kacang edamame mengandung kandungan gizi, vitamin dan antioksidan tinggi yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Mencegah hipertensi dan penyakit jantung

Kacang ini juga bermanfaat untuk menghindarkan Anda dari penyakit jantung hingga tekanan darah tinggi.

3. Mengurangi risiko kanker

Kandungan Isoflavin merupakan senyawa yang juga berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia sebagai pencegah sel kanker.

4. Mempercepat proses pembekuan darah

Kandungan vitamin K yang tinggi sangat berfungsi untuk mempercepat proses pembekuan darah.

5. Baik untuk sistem pencernaan

Kacang edamame mengandung kandungan serat yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kinerja sistem pencernaan pada manusia

Kamis, 07 Desember 2017

BERKEBUN "MENANAM BIBIT CABE"

Kegiatan kami hari ini adalah kegiatan gabungan di sentra Sains, Berkebun menanam bibit cabe
 Tujuan berkebun bagi anak diantaranya yaitu :


  • Mengembangkan kreativitas anak
  • Mengembangkan kesadaran anak akan manfaat berkebun
  • Mengembangkan rasa tanggung jawab untuk memlihara apa yang ditanamnya
  • Menanamkan perasaan keindahan / estetika
  • Mengenalkan sebanyak-banyaknya hasil ciptaan Allah




Beberapa manfaat berkebun bagi anak-anak, yaitu :

 1. Ilmu Sains
 2. Kehidupan
 3. Panca Indera
 4. Perkembangan Motorik
 5. Relaksasi
 6. Suka Sayur
 7. Jiwa Kewirausahaan
     a. Percaya Diri
     b. Tanggung Jawab
     c. Kemandirian dan Kedisiplinan
     d. Ketekunan dan Kesabaran
     e. Kreativitas

        Berkebun juga menginspirasi anak-anak mengembangkan hubungan yang sehat antara manusia dengan lingkungannya. Bekerja di kebun akan mengembangkan pikiran dan tubuh mereka melalui aktivitas fisik, berkebun akan mengekspos mereka untuk melihat keajaiban alam, dan akan memberikan kesempatan pada anak-anak untuk belajar dan bermain kreatif dan spontan.
    
 Guru dan orang tua menekankan pentingnya gerakan untuk perkembangan kognitif pada anak-anak. Kegiatan berkebun adalah aktifitas terbaik untuk perkembangan kognitif anak. Anak-anak bisa menjadi aktif di alam dan mereka membiarkan kreativitas dan energi mereka bebas karena mereka merencanakan sebuah taman yang indah. Gerakan kreatif adalah cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan fisik energi, merangsang imajinasi dan meningkatkan kreativitas. Berkebun adalah skill yang sempurna untuk seorang anak memperoleh hidup yang aktif dan sehat.


Kamis, 30 November 2017

Mengenal alat Transportasi "KERETA API"


Outing class kami kali ini mengunjungi stasiun Bogor, sesuai tema Mengenal alat Transportasi. Akhirnya kami naik kereta dari stasiun Depok menuju ke stasiun Bogor. Sesampai di Stasiun Bogor kami di sambut oleh kepala stasiun. Anak-anak pun akhirnya dapat melihat kegiatan yang ada di sekitar stasiun, bagaimana cara kerja para karyawan di stasiun. Anak-anak pun kami beri kesempatan untuk mengadakan wawancara langsung dengan para karyawan di stasiun, tanya jawab pun berlangsung cukup heboh.....heboh ?? yup, ternyata anak-anak mempunyai rasa ingin tau yang cukup besar tentang cara mengoprasikan kereta api. Pengalaman yang cukup menarik bukan ? Field Trip (Outing) Yaitu proses pembelajaran dimana anak-anak belajar di luar kelas, baik berupa kunjungan ke tempat terbuka maupun di dalam ruangan dengan tujuan tempat yang mempunyai nilai edukasi yang cukup baik. Adanya field trip ini siswa menjadi tidak jenuh dengan pembelajaran yang berada di kelas, siswa dapat langsung mempraktekkan dan melihat secara langsung, dan siswa dapat menambah wawasan yang lebih luas dan menambah pengetahuan tentang hal- hal yang tidak diberikan di kelas. Field Trip ini dilakukan sekali dalam sebulan setiap masing- masing tingkatan baik TK, SD, SMP, dan SMA. Kunjungan Field Trip bisa mengunjungi museum untuk melihat benda peninggalan sejarah, mengunjungi pabrik untuk melihat proses pembuatan suatu produk, Taman buah mekar sari, PT Indomobil, kebun wisata pasir mukti, kebun raya Bogor, Seaworld, Lipi, Kampung Sunda, Outbond Holic, dan Stasiun Radio.

Meronce Rantai dari kertas Origami

                     Ayah Bunda, kegiatan hari ini Ananda membuat roncean rantai dari kertas origami. Merangkai dan meronce dapat ditujukan untuk melatih kreativitas, yaitu dengan cara mengubah fungsi lama menjadi fungsi baru. Seni merangkai ini lebih cendrung dikatakan sebagai seni bentuk dengan teknik merangkai dan meronce. kali ini saya memilih media meronce menggunakan kertas origami, dimana Ananda terlebih dahulu mempersiapkan bentuk yang akan di rangkai satu persatu. Kertas origami terlebihn dahulu di lipat menjadi 4 bagian kemudian ananda diminta untuk mengguntingnya hingga menjadi kertas berukuran persegi panjang, selanjutnya Ananda sudah bisa memulai merangkainya satu persatu kertas origami hingga menjadi sebuah rantai panjang. Menyenangkan sekali bekerja sama merangkai satu persatu kertas hingga menjadi bentuk yang kami inginkan juga warna-warna yang menarik dari kertas origami itu sendiri. 


Senin, 27 November 2017

Melipat, menempel kertas origami "IKAN"

Kegiatan kita kali ini membuat ikan dari lipatan kertas origami. Kegiatan kali ini mencakup :
1. Melipat kertas
2. Menempel
3. Menggambar dan Mewarnai

            Pada awalnya memang anak akan merasa kesulitan dalam hal melipat kertas, butuh dan ketekunan dan kesabaran. Akan tetapi anak akan tertantang untuk menyelesaikan tugas walau terkadang ada keluhan "tidak bisa" Memberi semangat adalah salah satu kunci agar anak percaya diri bahwa dia bisa membuatnya , soal hasil jangan di pertanyakan yang terpenting anak mengetahuin proses pembuatan, mengerti dan memahami serta menyelesaikannya.so.....buat anak senyaman mungkin untuk dapat menyelesaikannya.

Tujuan dan manfaat kegiatan kali ini :
 1. Anak belajar meniru/mengikuti arahan
Ketika seorang anak mengikuti tahap demi tahap lipatan dengan baik, maka sebenarnya ia telah belajar bagaimana mengikuti petunjuk dan arahan baik dari orang tua, instruktur, maupun dari gambar/foto origami. Dari sanalah ia belajar membuat sesuatu dari cara yang paling mendasar yakni meniru.

2. Anak belajar berkreatifitas
Origami memang dunia kreatifitas. Begitu banyak model origami, baik model tradisional maupun model dari karya-karya terbaru. Seorang anak tinggal memilih model apa dan mana yang ia sukai. Seiring dengan itu, jika anak sudah mulai mahir melipat dan sudah banyak model yang ia lipat, maka pada saat tertentu nanti akan muncul gagasan ingin membuat sesuatu dari teknik-teknik lipatan yang telah dikenalnya. Ini artinya ia belajar berkreasi untuk menghasilkan sesuatu.

3. Anak belajar berimajinasi
Model origami biasanya juga merupakan miniatur dari makhluk dan benda-benda kebutuhan hidup. Modelnya merupakan hasil dari imajinasi para pembuatnya. Ada model-model yang sangat jelas atau sangat natural dari bentuk-bentuk atau model-model kehidupan. Namun ia juga kadang begitu abstrak sehingga lebih diperlukan imajinasi yang kuat untuk menangkapnya. Seorang anak akan belajar berimajinasi melalui origami ini. Apalagi ketika ia telah mencoba berkreasi dengan sesuatu bentuk yang baru tanpa meniru atau mengikuti diagramnya.

4. Anak belajar berkarya (seni)
Origami adalah seni melipat kertas, sehingga ketika seorang anak membuat origami berarti ia telah belajar berkarya (seni). Seni di sini bisa diartikan dalam dua hal, yakni pertama seni melipatnya (teknik dan cara melipatnya, prosesnya pada setiap tahapan, dsb), yang kedua adalah modelnya itu sendiri yang menjadi karya seni. Hasil karya origami jelas dapat dimasukkan dalam seni visual (visual art). Penggunaan jenis ragam dan warna kertas akan menjadikan model yang juga berbeda, termasuk komposisi yang diinginkannya.

5. Anak belajar menghargai/mengapresiasi
Bicara soal karya dan seni, tentu tidak lepas dari kata apresiasi dan penghargaan. Mempraktekkan origami berarti juga belajar mengapresiasi sebuah cabang karya seni dari seni visual. Seorang anak ketika berorigami berarti juga akan belajar mengapresiasi seni dan keindahan sejak dini, artinya ia juga belajar kehalusan jiwa.

6. Anak belajar membuat model
Origami adalah melipat kertas untuk membuat suatu model. Maka ketika seorang anak berorigami, ia sedang belajar membuat dari selembar kertas (atau lebih) menjadi sebuah model sesuai dengan kemampuan dan kesukaannya. Model dalam origami sangatlah banyak dan terus berkembang seiring dengan karya-karya baru yang dihasilkan oleh para pelipat. Namun model origami yang disukai anak biasanya adalah model origami tradisional yang berupa mainan (miniatur) binatang, pesawat (anak laki-laki), rumah dan alat rumah tangga (anak wanita) dan sebagainya. Model origami untuk anak ini, biasanya terdiri dari lipatan sederhana dengan sedikit tahapan dalam diagramnya. Namun tidak menutup kemungkinan, seorang anak yang telah banyak mencoba jenis lipatan akan bisa membuat model origami yang mempunyai tingkat kesulitan tinggi. Semakin banyak mencoba jenis lipatan, seorang anak tentu dapat membuat model origami lebih banyak lagi.

7. Anak belajar membuat mainannya sendiri
Banyak model origami yang dapat digunakan untuk bermain anak, misalnya kodok lompat, piring terbang, bola besar, pesawat-pesawat terbang, perahu, kuda berputar, suara tembakan, baling-baling, model peralatan rumah mulai lemari, kursi, meja dipan, dan lain-lain. Model-model itu umumnya dapat cukup dibuat dari selembar kertas saja. Untuk model tertentu yang berukuran besar bisa menggunakan kertas koran, seperti untuk membuat topi, bola besar, pesawat dan lain-lain. Perlu digaris-bawahi bahwa dalam berorigami, melipatnya itu sendiri adalah bagian dari bermain, setelah menjadi model, juga dapat dimainkan baik sendiri atau bersama.

8. Anak belajar membaca diagram/gambar
Belajar origami, selain melalui bimbingan seorang guru atau instruktur, dapat pula melalui animasi atau melalui diagram dari sebuah buku origami. Jadi seorang anak dapat membuat origami dengan mengikuti diagram yang ada dalam buku, meski harus dipilih dan disesuaikan dengan tingkat kemampuannya. Ini diharapkan agar anak tidak kesulitan untuk menyelesaikannya. Bahkan dianjurkan, bila kemampuan sang anak masih tahap pemula, baiknya senantiasa didampingi orang dewasa, agar ketika mendapat kesulitan ada yang membantu untuk menyelesaikannya. Yang pasti, semakin sering anak berlatih melalui diagram-diagram yang ada, maka akan meningkat pula kemampuan membaca diagramnya termasuk pengenalan terhadap jenis lipatan yang digunakan. Proses membaca diagram akan merangsang logikanya untuk memikirkan rangkaian tahapan hingga selesai.

9. Anak belajar menemukan solusi bagi persoalannya
Sebuah diagram origami terdiri dari beberapa tahapan, dimana setiap tahapannya merupakan rangkaian persoalan-persoalan lipatan yang beraneka ragam. Ketika seorang anak membuat origami dengan cara mengikuti alur sebuah diagram, sebetulnya dia sedang menghadapi persoalan pada setiap tahapan diagram itu. Bilamana dia berhasil mengikuti tahap demi tahap, artinya ia dapat menyelesaikan persoalan origami. Pada saat seperti itu, untuk anak umur tertentu akan berjalan logikanya, bagaimana mengikuti, membaca gambar, dan menyelesaikan persoalan-persoalan itu. Bahkan jika sudah mulai membuat karya sendiri, ia akan berusaha mencari solusi, hingga berhasil membentuk sebuah model origami yang diharapkan. Tentu ini latihan yang sangat baik bagi anak untuk belajar memecahkan persoalannya.

10. Anak belajar perbandingan (proporsi) dan berfikir matematis
Satu di antara yang sangat menentukan keindahan model origami adalah yang disebut dengan proporsi bentuk (perbandingan bentuk). Mengapa model ini atau itu mirip bentuk tertentu adalah karena teori proporsi. Tingkat keindahan sebuah model origami (meski sudah jelas modelnya) adalah juga sangat terletak pada proporsi ini. Di sisi lain jenis lipatan origami tradisional umumnya merupakan jenis lipatan berdasarkan teori matematis, artinya bukan asal lipatan (berbeda dengan banyak teknik untuk model-model kontemporer). Dengan demikian, aktifitas origami dapat membimbing seorang anak untuk mengenal konsep perbandingan bentuk dan sekaligus konsep matematis.


Sabtu, 25 November 2017

Berkreasi dengan stik es cream

kali ini saya ingin mengajarkan anak-anak untuk berkreasi dengan stik es cream, membuat rumah  kemudian saya menambahkan rumput-rumput dan  daun-daun  yang di petik lansung dr halaman sekolah. Sebelumnya mereka harus memberi warna dulu stik es creamnya sesuai dengan warna rumah mereka, kemudian mereka menyusun stik es cream hingga menjadi bentuk sebuah rumah. untuk menambah cantik karya mereka harus menambahkan rumput-rumput serta daun-daun yang sebelumnya sudah mereka petik sendiri dari halaman sekolah.

 Kegiatan ini mempunyai maksud dan tujuan untuk menumbuhkan kreatifitas yang dimiliki oleh anak-anak tersebut.Anak-anak bisa berimajinasi tentang rumah mereka sendiri, bereksplorasi dengan tanaman dan bermain dengan warna.